Tampilkan postingan dengan label Beda Sakit Pinggang Biasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beda Sakit Pinggang Biasa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Juli 2018

Empat Gaya Hidup Jaman Now, Yang Bisa mengakibatkan Rusaknya Tulang Punggung

Empat Kebiasaan yang Bisa Merusak Tulang Punggung 

Tulisan  dibawah ini dengan judul seperti diatas, kami sadurkan langsung dari sumbernya media online yaitu msn.com. Di  jaman NOW, jika  beraktivitas tidak hati-hati  dengan hal-hal yang tidak kita sadari akan memperparah rusaknya tulang punggung kita. Untuk itu berhati-hatilah dalam setiap beractivitas , hindari hal-hal yang tidak perlu dan membahayakan diri sendiri baik dari segi jasmani ataupun rohani . Sayangilah pinggang atau punggungmu.   Bicara tulang punggung  jadi inget alat-alat terapi  dari Korea yang di produksi  dan distribusikan  oleh Disk Dr (doktor) . Simak empat kebiasan tersebut  dibawah ini

Tulang punggung atau tulang belakang berfungsi membantu agar seseorang berdiri tegak, menyangga berat badan, dan memainkan peran utama dalam sistem saraf. Sedikit kerusakan atau cedera pada tulang belakang dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.
Mungkin banyak yang tidak menyadari kegiatan yang dilakukan sehari-hari dapat menyebabkan kerusakan tulang belakang. Apa saja itu? Berikut kebiasaan buruk yang akan merusak tulang belakang dilansir Times of India, Kamis (19/7).

1. Memakai sepatu hak tinggi terlalu sering
Pemakaian sepatu hak tinggi terlalu sering dapat menyebabkan kelengkungan tulang belakang yang tidak selaras. Ini bisa mempengaruhi postur dan dapat menyebabkan punggung dan pinggul  tertekuk
2. Membawa beban terlalu berat
Jika membawa beban berat di gym untuk latihan, anda harus melakukannya di bawah pengawasan ahli. Membawa beban berat ketika anda tidak terbiasa akan menyakiti tulang belakang.
3. Menggendong ransel atau tas belanja berlebihan
Membawa tas belanja dan ransel yang berat membuat anda bersandar pada satu sisi atau bergerak maju. Jika tubuh anda tetap miring dalam durasi yang lama, dapat menyebabkan sakit leher dan merusak tulang belakang. Hindari membawa tas berat atau bawa beban tas berat dengan seimbang.
4. Menggunakan ponsel telepon secara berlebihan
Meskipun kebiasaan ini telah menjadi bagian dari gaya hidup, kita telah melupakan bahaya besar yang mengincar kesehatan kita. Menjulurkan leher saat menggunakan ponsel pintar atau memiringkan leher saat berbicara di telepon memberi banyak tekanan pada tulang punggung.

By Friska Yolanda
sumber : https://www.msn.com/id-id/kesehatan/health/empat-kebiasaan-yang-bisa-merusak-tulang-punggung/ar-BBKPL9a






Untuk Produk Disk Dr Waist Double  WG50, Disk Dr Waist WG30, Disk Dr Neck,  Joinmax Order ,tanya stock dll langsung  ke : 0812 8373564  (WA,SMS,HP)

Apa olahraga peregangan dapat menghilangkan rasa sakit pinggang?

 
olahraga-peregangan-dapat-menghilangkan-sakit-pinggang
rasa sakit pinggang bisa terjadi pada kapan saja dan dimana saja

OLAH RAGA PEREGANGAN DAPAT MENGHILANGKAN RASA SAKIT PINGGANG ??


Saya biasanya merekomendasikan melakukan olahraga lembut secara dinamis: daripada memegang peregangan dengan melakukan gerakan sederhana berulang-ulang.
Ada beberapa pose dinamis yang saya gunakan dalam praktek yoga saya sebagai kontra pose untuk punggung melengkung atau ketika saya merasa sakit pada punggung bawah. Saya akan menggambarkan salah satu dari mereka yang mungkin bisa membantu:

  • Langkah 1: Baringkan punggung anda (sebaiknya di atas tikar yoga yang agak tebal atau karpet tipis). 
  • Langkah 2: Tekuklah lutut,  letakkan kaki di lantai sekitar satu kaki (atau lebih lanjut jika hal itu menyebabkan nyeri) dari pantat. Jagalah lutut dan kaki bersamaan. Lengan di samping anda,  telapak tangan ke bawah. 
  • Langkah 3: Tarik napas sementara secara bersamaan mengangkat kedua lengan di atas kepala sampai punggung tangan menyentuh lantai di atas kepala (jika hal itu menyebabkan rasa sakit di punggung atau bahu,  kemudian pertahankanlah lengan turun berada pada sisi anda sepanjang olahraga). 
  • Langkah 4: Hembuskan napas sambil menurunkan lengan anda ke samping anda (seperti pada langkah 2) dan membawa lutut kanan ke arah dada anda. Pastikan untuk menjaga punggung dan pantat di lantai. Tidak perlu mencapai dada dengan lutut. Jika anda dapat memindahkan kaki ke arah lutut anda masih akan mendapatkan manfaatnya. Melakukannya lebih lembut,  lebih baik. 
  • Langkah 5: Tariklah napas sementara tempatkan kaki kanan kembali pada posisi semula dan mengangkat lengan di atas kepala (seperti pada langkah 3). 
  • Langkah 6: Buanglah napas dan ulangi langkah 4 dengan lutut kiri. Teruslah berganti lutut dan ulangi langkah 3 sampai langkah 6 sebanyak enam kali dan kemudian kembali ke langkah 2 dan amatilah bagaimana yang anda rasakan. Saya harap ini bisa membantu.
Sumber :
https://www.galena.co.id/q/apakah-olahraga-peregangan-dapat-menghilangkan-rasa-sakit-pinggang




Alat yang dianjurkan untuk sakit pinggang, syaraf kejepit , lumbar pillow , dll :
 Disk Dr Waist Double WG50 , Disk Dr. Waist Single  WG30



ORDER LEBIH CEPAT : WA: 0812 8373564



 

Rabu, 18 Juli 2018

Cara Membedakan Faktor Gejala Saraf Kejepit Dan Sakit Pinggang Biasa

Semoga artikel yang kami copas dari Viva.co.id, ini menambah pengetahuan kita tentang  yang namanya  Saraf Kejepit, karena ini sering di alami oleh manusia baik pria ataupun wanita, baik  tua maupun muda  kadang-kadang di cuekin. 

Kenali Bedanya Saraf Kejepit dan Sakit Pinggang Biasa

faktor-saraf-kejepit-sakitpinggang-biasa
ilustrasi wanita memakai DiskD r Waist
 

VIVA.co.id – Saraf kejepit merupakan kondisi di mana terjadi penonjolan pada bantalan tulang sehingga menekan saraf. Dalam istilah medis, ini dinamakan herniated nucleus pulposus atau HNP.


Menurut pakar nyeri dari Klinik Nyeri dan Tulang Belakang, dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, saraf kejepit paling sering diderita mereka yang berusia 41-60 tahun. Dari data RS Cipto Mangunkusumo tahun 2002 yang dikumpulkan oleh perhimpunan dokter saraf, diketahui bahwa prevalensi kasus saraf kejepit adalah 18,37 persen dari pasien yang datang ke poli saraf.

"Keluhan nyeri pinggang merupakan kedua tertinggi setelah nyeri kepala yang angkanya mencapai 34,8 persen," kata Mahdian di Jakarta, Selasa, 12 September 2017.

Gejala saraf kejepit bisa dikenali dengan salah satu betis atau keduanya mengecil, atau disebut dengan gembur. Kemudian, ada rasa seperti tertusuk jarum di pinggang, bahkan bisa terasa sampai kaki. Ada kelemahan pada pinggang bawah yang membuat salah satu kaki berat sehingga susah berjalan.
Bisa juga terjadi nyeri lokal pada daerah saraf kejepit, seperti pada punggung, leher atau pinggang. Pinggang bawah pasien juga akan mengalami mati rasa atau baal. Dan ada rasa terbakar atau panas, padahal ketika diraba daerah tersebut tidak panas.

"Muncul pegal, nyeri, dan panas, kemudian dia juga tidak kuat berdiri lama, atau berjalan sepanjang 50 meter saja tidak kuat. Itu ciri-ciri saraf kejepit," ujar Mahdian.
Pada fase lanjut, saraf kejepit bisa membuat penderitanya tidak bisa menahan buang air kecil. Karena sudah menyerang sistem kemihnya sehingga sering ngompol atau bahkan tidak bisa buang air kecil.

Begitu pula dengan buang air besar, pasien tidak bisa mengontrolnya karena saraf otonomnya sudah rusak. Pasien pun mau tidak mau harus memakai popok disposable atau kateter.
Penyebab paling sering saraf kejepit, kata Mahdian, adalah faktor usia atau penuaan. Saraf kejepit merupakan penyakit degeneratif yang muncul akibat faktor usia.

gejala saraf kejepit-dan-sakit pinggang biasa
sebelum & setelah pemakaian Disk Dr Waist
"Penggunaan otot punggung untuk beban yang terlalu berat sehingga memengaruhi pinggang. Apalagi kalau jarang berolahraga, memaksakan mengangkat yang berat-berat bisa merusak pinggang," lanjut Mahdian.
Selain itu, trauma kecelakaan, baik kecelakaan kendaraan bermotor atau saat berolahraga, dan terjadi benturan langsung pada pinggang bisa sebabkan bantalan tulang rusak. Faktor lainnya adalah obesitas (kegemukan), di mana pinggang sebagai penopang utama setengah berat tubuh harus menahan beban yang kelewat berat.

"Makanya orang yang berlebih berat badannya yang dikorbankan adalah bantalan tulang dan lututnya, karena menopang berat badan yang berlebih. Dia punya risiko tinggi HNP," imbuh Mahdian.
Pekerjaan, posisi duduk dan duduk terlalu lama juga bisa menjadi faktor risiko saraf kejepit. Selain itu, faktor genetik juga bisa mempengaruhi, meskipun hanya kecil sekali.


Sumber : https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/956113-kenali-bedanya-saraf-kejepit-dan-sakit-pinggang-biasa

007 + 1 PRODUK UNGGULAN DARI KAMI UNTUK SELURUH PEMBACA BESERTA KELUARGA DIMANAPUN BERADA

JANGAN RAGU-RAGU, SILAKAN HUBUNGI KAMI , HP/WA : 0812-83-73564  !  KLIK!!   SIAP KIRIM KE SELURUH INDONESIA /LN   RINGKASAN PRODUK  :  1.DI...